empty
 
 
Bulan, anggaran negara, dan ambisi: Bernstein tetapkan target SpaceX di angka $23

Bulan, anggaran negara, dan ambisi: Bernstein tetapkan target SpaceX di angka $23

Tiongkok telah menjadi ancaman jangka panjang utama bagi dominasi SpaceX (NASDAQ: SPCX) di pasar kedirgantaraan. Sebagaimana dicatat oleh analis Bernstein dalam laporan mereka, meskipun SpaceX memiliki posisi kepemimpinan yang tak terbantahkan dalam operasi satelit dan teknologi peluncuran yang dapat digunakan kembali (*reusable*), ambisi Beijing tidak dapat lagi diabaikan.

Keberhasilan pendaratan tahap pertama roket Long March 10B milik Tiongkok baru-baru ini menjadi pemicu kekhawatiran. Perusahaan pialang tersebut memperkirakan bahwa Tiongkok mencapai tonggak sejarah penting ini sekitar enam bulan lebih awal dari jadwal, yang dengan jelas menunjukkan percepatan laju pengembangan industri antariksa dalam negeri mereka.

Bernstein mengakui bahwa kesenjangan teknologi masih cukup besar. Pendorong (*booster*) Long March 10 milik Tiongkok masih harus membuktikan kemampuan penggunaan ulang dalam praktik nyata. Sebagai perbandingan, SpaceX telah mengoperasikan pendorong Falcon 9 yang dapat digunakan kembali selama hampir satu dekade dan menyelesaikan 165 peluncuran sukses pada tahun lalu saja. Untuk menjadi pesaing nyata bagi Elon Musk, para insinyur Tiongkok perlu membangun sistem produksi berkecepatan tinggi dari nol serta menetapkan proses untuk pemulihan cepat dan peluncuran berulang.

Kendati demikian, sumber daya negara yang sangat besar menjadikan Beijing sebagai ancaman jangka panjang yang utama. Tiongkok telah menetapkan tujuan ambisius, termasuk pendaratan berawak di Bulan pada tahun 2030 dan penyebaran gugusan satelit yang berjumlah lebih dari 200.000 unit di orbit rendah Bumi (*low-Earth orbit*).

Para analis menekankan bahwa persaingan geopolitik AS-Tiongkok telah berubah menjadi perlombaan antariksa yang baru. Seiring berjalannya waktu, hal ini kemungkinan akan menguntungkan produsen Amerika, karena akan mendorong Washington untuk meningkatkan dukungannya terhadap SpaceX dan pelaku industri dalam negeri lainnya. Dengan latar belakang tersebut, Bernstein menegaskan kembali peringkat *Outperform* untuk saham SpaceX dan mempertahankan target harga sebesar $239. Perusahaan tersebut tetap menyoroti sistem Starship yang sepenuhnya dapat digunakan kembali sebagai kartu as utama SpaceX.

Kembali

See aslo

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.