Inflasi Zona Euro Melebihi Target ECB Selama Tiga Bulan Berturut-turut
Inflasi di empat negara terbesar zona euro tetap berada di atas target Bank Sentral Eropa sebesar 2% selama tiga bulan berturut-turut. Menurut data awal yang diterbitkan untuk bulan Mei, harga konsumen di wilayah tersebut terus menunjukkan tren naik yang berkelanjutan. Di Prancis, inflasi meningkat menjadi 2,8% dibandingkan dengan 2,5% pada bulan April. Di Italia, tingkat inflasi melonjak menjadi 3,2%, naik dari 2,7% pada bulan sebelumnya, sementara di Spanyol, laju pertumbuhan harga stabil pada tingkat tinggi 3,2%.
Secara keseluruhan, sedikit penurunan tekanan harga telah diamati di beberapa negara bagian federal Jerman, termasuk Bavaria dan Baden-Wurttemberg. Hal ini disebabkan oleh penerapan darurat subsidi bahan bakar sementara oleh Berlin untuk bulan Mei dan Juni untuk mengurangi kenaikan tajam harga bensin.
Pendorong utama inflasi domestik di Eropa Selatan termasuk sektor transportasi dan industri hiburan, yang mengalami kenaikan harga paling signifikan di Spanyol dan Italia. Di Prancis, faktor utama yang berkontribusi adalah kenaikan tajam biaya makanan segar, yang melonjak sebesar 4,1%, bersamaan dengan peningkatan moderat di sektor jasa.
Di pasar komoditas, harga minyak terus menurun sejak akhir April, dengan penurunan harga berjangka minyak mentah Brent Laut Utara menjadi $92 per barel dari puncak musim semi sebesar $118. Terlepas dari penurunan lokal ini, harga pasar tetap jauh di atas level jangka panjang $70 per barel yang diamati sebelum pecahnya konflik bersenjata skala penuh antara Amerika Serikat dan Iran.
Laporan keseluruhan untuk zona euro diperkirakan akan menunjukkan inflasi Mei sebesar 3,3%. Sementara itu, inflasi inti, yang tidak termasuk komponen yang paling fluktuatif, seperti energi, makanan, alkohol, dan tembakau, diproyeksikan sekitar 2,4%. Meningkatnya metrik inti di masing-masing negara tetap menjadi perhatian signifikan bagi otoritas moneter. Sebagai contoh, inflasi inti di Italia meningkat dari 1,6% menjadi 1,8%, sementara di Spanyol, inflasi inti meningkat menjadi 2,9% dibandingkan dengan 2,8% pada bulan April, yang menunjukkan semakin mengakar proses inflasi dalam perekonomian Eropa.