Trump berterima kasih kepada Xi Jinping karena menyetujui penjualan TikTok AS
Presiden AS Donald Trump telah mengkonfirmasi pengambilalihan divisi TikTok Amerika oleh konsorsium investor yang dipimpin Oracle dan Silver Lake. Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Trump berterima kasih kepada Wakil Presiden J.D. Vance dan pejabat pemerintahan lainnya atas bantuan mereka dalam mengatur pembelian aset tersebut dari pemiliknya yang berasal dari Tiongkok. Yang menarik, Trump juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Tiongkok Xi Jinping, dengan mengatakan, “Dia bisa saja mengambil jalan yang berbeda, tetapi dia tidak melakukannya, dan kami menghargai keputusannya.”
Kesepakatan tersebut, yang pertama kali dilaporkan pada Desember 2025, menetapkan bahwa para investor akan mengakuisisi 45% saham anak perusahaan TikTok di AS. Usaha patungan tersebut akan bertanggung jawab atas perlindungan data, keamanan algoritma, moderasi konten, dan kualitas perangkat lunak. Trump sebelumnya mengatakan kepada pemilih muda, “Saya menyelamatkan TikTok, jadi sekarang Anda berutang budi kepada saya,” merujuk pada peran aplikasi tersebut dalam dukungannya di kalangan pemilih muda dalam kampanye presiden.
Kisah ini bermula pada April 2024, ketika Presiden Joe Biden saat itu memerintahkan perusahaan Tiongkok ByteDance untuk menjual TikTok atau menghentikan operasi jejaring sosial tersebut di Amerika Serikat. Setelah kembali ke Gedung Putih, Trump menunda pemblokiran tersebut, menciptakan ruang untuk negosiasi. Akuisisi ini mencerminkan upaya Washington untuk membawa aset digital Tiongkok di bawah kendali AS sambil tetap mempertahankan fungsinya.