Lihat juga
11.09.2026 12:32 PMPeristiwa utama hari ini adalah rilis laporan inflasi konsumen AS untuk bulan Agustus, yang dapat memengaruhi The Fed dan berdampak pada keputusan suku bunganya.
Pertama, mari kita lihat reaksi pasar kemarin terhadap rilis data inflasi produsen, yang menunjukkan kenaikan baik pada angka headline maupun core di bulan Agustus. Pasar bereaksi jelas terhadap perkembangan ini: imbal hasil Treasury melonjak ke level yang tidak terlihat sejak musim gugur 2023, setelah The Federal Reserve mengakhiri siklus kenaikan suku bunga dan mulai memangkas suku bunga pada musim gugur 2024.
Sekarang mari kita kembali ke situasi di pasar. Kenaikan inflasi produsen secara tajam meningkatkan probabilitas kenaikan suku bunga pada pertemuan The Fed bulan September minggu depan. Dolar menguat, namun pergerakan naiknya terbatas. Hal ini sebagian disebabkan oleh akan dirilisnya laporan inflasi konsumen hari ini. Berbeda dengan angka PPI, CPI tidak diperkirakan akan mengalami percepatan secara tahunan. Tingkat pertumbuhan tahunan untuk headline diperkirakan tetap di 3,4%, sementara komponen inti diperkirakan turun dari 2,5% menjadi 2,4%.
Bagaimana pasar bisa bereaksi?
Menurut saya, jika laporan tersebut sesuai dengan ekspektasi, pasar dapat menafsirkan hal ini sebagai peluang bagi The Federal Reserve untuk melanjutkan jeda dalam kenaikan suku bunga. Dalam skenario ini, dolar akan berada di bawah tekanan, sementara cryptocurrency dan indeks saham akan mendapat dukungan, begitu pula harga emas dan perak. Namun, jika terjadi kejutan dan laporan menunjukkan kenaikan yang tak terduga, yang berpotensi didorong oleh harga minyak mentah yang lebih tinggi, reaksi pasar yang berlawanan bisa muncul seiring menguatnya ekspektasi terhadap suku bunga yang lebih tinggi.
Sebagai penutup, saya ingin menekankan bahwa kedua skenario tersebut sama-sama masuk akal, dan probabilitas terjadinya masing-masing kira-kira 50%.
Prakiraan untuk Hari Ini:
USD/JPY
Pasangan ini diperdagangkan di bawah 156,65 sambil menunggu rilis data inflasi konsumen AS. Pasangan ini berpotensi turun menuju 152,15 jika laporan tersebut sesuai dengan ekspektasi. Level 153,87 dapat dimanfaatkan sebagai level jual. Stop-loss dapat ditempatkan di 155,08.
GBP/USD
Pasangan ini diperdagangkan di atas level support 1,3500. Laporan CPI dapat mendukung dolar jika angkanya sedikit di atas perkiraan. Pasangan ini berpotensi turun menuju 1,3420. Level 1,3487 dapat dimanfaatkan sebagai level jual. Stop-loss dapat ditempatkan di 1,3568.
You have already liked this post today
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.

