empty
 
 
07.09.2026 04:44 AM
Gambaran Umum GBP/USD. 7 September. Inilah dia: inflasi AS

This image is no longer relevant

Pada hari Jumat, pasangan mata uang GBP/USD gagal menunjukkan baik volatilitas maupun pergerakan yang menarik. Laporan Nonfarm Payrolls "tidak bekerja." Pelaku pasar mengharapkan pergerakan signifikan ke salah satu arah dan jawaban terkait kebijakan moneter Federal Reserve. Dalam praktiknya, tidak ada hal seperti itu yang terjadi: tidak ada jawaban, tidak ada pergerakan. Volatilitas harian hanya 67 pip, bahkan lebih rendah daripada hari sebelumnya.

Pada dasarnya, laporan Nonfarm tersebut tidak mengubah apa pun. Satu laporan saja tidak dapat mengubah kondisi dan dinamika keseluruhan pasar tenaga kerja. Ingat bahwa pada Januari 2026 tercipta 160.000 lapangan kerja, sementara pada Februari terjadi penurunan lapangan kerja sebanyak 160.000. Pada Maret tercipta 214.000 lapangan kerja; 63.000 pada Mei, 31.000 pada Juni, dan 21.000 pada Juli. Jadi, satu laporan positif tidak mengubah gambaran besarnya.

Karena pasar tidak mendapatkan jawaban yang jelas, perhatian beralih ke laporan inflasi AS pekan ini. Pelaku pasar sekali lagi harus menunggu hingga hari kerja terakhir untuk mendapatkan jawaban. Sayangnya, Jumat depan pun mungkin tidak memberikan kejelasan. Konsensus proyeksi memperkirakan inflasi AS pada Agustus akan tetap tidak berubah di sekitar 3,4%. Kesimpulan apa yang bisa ditarik dari angka tersebut? Perlambatan CPI telah terhenti, dan prospeknya tetap tidak jelas. Jika konflik di Timur Tengah berakhir, inflasi akan kembali melanjutkan penurunannya. Jika terjadi eskalasi dan perluasan wilayah konflik, inflasi akan kembali naik. Jadi, angka inflasi AS di sekitar 3,4% tidak akan mengubah prospek kebijakan Fed.

Fed juga masih tidak akan terburu-buru menaikkan suku bunga acuan karena pasar tenaga kerja tetap lemah. Fed juga tidak akan tergesa-gesa melakukan pengetatan karena inflasi turun secara perlahan. Kevin Warsh pun tampaknya masih belum akan bersemangat untuk menaikkan suku bunga sementara Donald Trump terus memberi tekanan pada Fed. Baru pada hari Jumat lalu, presiden AS mengatakan bahwa jika Fed menolak menurunkan suku bunga, ia akan menghentikan perdagangan dengan negara-negara yang mencatat surplus neraca perdagangan dengan AS. Sekali lagi: Trump menuntut suku bunga yang lebih rendah sementara pasar justru mengantisipasi... kenaikan?

Perlu diingat bahwa Warsh bukan Jerome Powell. Mungkin suatu hari nanti Warsh akan mengambil jarak dari Gedung Putih, tetapi untuk sampai pada titik itu ia harus menunjukkan independensinya dari presiden. Ketika ia melakukannya, pasar akan paham bahwa keputusan diambil semata-mata berdasarkan data makro. Sampai Warsh membuktikan independensi tersebut, kami tetap berpendapat bahwa kebijakan Fed lebih bergantung pada Trump daripada pada inflasi atau kondisi pasar tenaga kerja.

This image is no longer relevant

Rata-rata volatilitas pasangan GBP/USD selama 5 hari trading terakhir adalah 54 pip. Untuk pound/dollar, nilai ini tergolong "rendah". Oleh karena itu, pada hari Senin, 7 September, kami memperkirakan pergerakan dalam kisaran yang dibatasi oleh 1,3460 dan 1,3568. Saluran regresi linier utama telah berbalik naik, mengindikasikan tren naik. Indikator CCI telah masuk ke area oversold, yang menjadi peringatan akan kemungkinan berakhirnya koreksi.

Level support terdekat:

S1 – 1,3489

S2 – 1,3428

S3 – 1,3367

Level resistance terdekat:

R1 – 1,3550

R2 – 1,3611

R3 – 1,3672

Rekomendasi trading:

Pasangan GBP/USD masih mempertahankan tren naik. Kebijakan Trump akan terus memberikan tekanan pada perekonomian AS, sehingga kami tidak memperkirakan penguatan dollar yang berkelanjutan dalam jangka panjang. Tahun 2026 sejauh ini positif bagi dollar karena faktor geopolitik, tetapi semua cerita ada akhirnya. Pada kerangka waktu mingguan, pasangan ini masih bergerak datar antara 1,3150 dan 1,3780 di dalam tren naik empat tahun terakhir, sehingga masih memungkinkan untuk mengharapkan penguatan pound berlanjut dalam jangka menengah. Posisi beli dengan target di 1,3611 dan 1,3672 dapat dipertimbangkan ketika harga berada di atas rata-rata pergerakan. Jika harga berada di bawah rata-rata pergerakan, posisi sell dengan target di 1,3460 dan 1,3428 dapat dibuka.

Penjelasan untuk ilustrasi:

  • Saluran regresi linier membantu mengidentifikasi tren saat ini. Jika keduanya searah, berarti tren tersebut kuat.
  • Garis rata-rata pergerakan (pengaturan: 20, 0, diperhalus) menentukan tren jangka pendek dan arah transaksi.
  • Level Murray adalah level target untuk pergerakan dan koreksi.
  • Level volatilitas (garis merah) menunjukkan kisaran harga yang kemungkinan terjadi untuk hari berikutnya berdasarkan volatilitas saat ini.
  • Indikator CCI yang masuk ke area oversold (di bawah -250) atau overbought (di atas +250) memberikan sinyal akan adanya pembalikan tren yang mendekat.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.