empty
 
 
23.07.2026 07:00 PM
EUR/USD - Analisis Smart Money: Keputusan ECB Memberikan Dukungan Terbatas bagi Euro

This image is no longer relevant

EUR/USD masih berada dalam impuls bearish lokal yang dimulai pada 17 April. Selama tiga minggu terakhir, buyer hanya mampu melakukan pemulihan yang moderat, menunjukkan kurangnya keyakinan. Meski bull sempat mencoba merebut kembali kendali, kenaikan tersebut tidak disertai momentum yang kuat. Hari ini menandai hari keenam berturut-turut pelemahan euro, menegaskan terbatasnya kekuatan buyer dalam beberapa minggu terakhir.

Liquidity sweep terakhir mengisyaratkan probabilitas tinggi bahwa tren turun akan berlanjut. Sulit untuk memperkirakan seberapa dalam atau berapa lama penurunan berikutnya akan berlangsung, tetapi seller memiliki satu target penurunan yang jelas—ayunan rendah terbaru di 1,1325. Likuiditas juga dapat disapu di bawah level tersebut, yang berpotensi memberikan bull kesempatan lain untuk mencoba merebut kembali kendali.

Dari sisi fundamental, saya masih melihat sedikit justifikasi bagi kekuatan seller yang begitu persisten. Perkembangan geopolitik kembali memburuk, tetapi kecil kemungkinan menjadi pendorong utama, mengingat pasar hampir tidak bereaksi terhadap gencatan senjata sementara maupun pembukaan kembali Selat Hormuz. Sementara itu, European Central Bank hari ini mempertahankan kebijakan moneter tanpa perubahan—namun sulit menyebut keputusan tersebut benar-benar dovish. Perlu juga diingat bahwa Federal Open Market Committee (FOMC) belum memutuskan kapan akan melanjutkan kenaikan suku bunga. Meski demikian, dolar AS terus menguat sementara euro tetap berada di bawah tekanan.

Data pasar tenaga kerja AS terbaru cenderung lemah, sementara inflasi terus melambat. Penciptaan lapangan kerja tetap lesu, dengan pertumbuhan payroll dalam tiga bulan terakhir sekitar 100.000 di bawah ekspektasi pasar. Perlambatan pertumbuhan lapangan kerja, dikombinasikan dengan inflasi yang mereda, menimbulkan keraguan mengenai perlunya kenaikan suku bunga tambahan oleh Federal Reserve. Dalam kondisi seperti ini, sulit membenarkan kekuatan dolar hanya berdasarkan ekspektasi pengetatan kebijakan The Fed.

Perkembangan geopolitik juga tampaknya hanya berperan sekunder. Jika tidak, dolar kemungkinan sudah menguat jauh lebih awal. Teheran dan Washington telah meninggalkan kesepakatan 17 Juni, namun pasar hampir tidak menunjukkan rasa terkejut. Presiden Donald Trump mencabut otorisasi ekspor minyak Iran dan kembali memberlakukan pembatasan terhadap pengiriman Iran, sementara Iran sekali lagi menutup Selat Hormuz dan terus menyerang kapal yang mencoba melintas di jalur tersebut.

Pasar gagal mewujudkan pelemahan dolar yang diantisipasi ketika ketegangan geopolitik mereda sebulan lalu, dan juga mengabaikan implikasi positif bagi euro dari sikap kebijakan yang lebih ketat oleh ECB enam minggu lalu. Terlepas dari latar belakang makroekonomi dan geopolitik yang tidak secara jelas mendukung dolar AS, seller tetap mendominasi. Ketegangan geopolitik yang kembali memanas kini memberi mereka justifikasi tambahan untuk mempertahankan posisi bearish. Namun menurut saya, pasar sekali lagi bereaksi terhadap risiko geopolitik yang sebagian besar sudah terdiskon ke dalam harga.

Analisis Teknikal

Gambaran teknikal saat ini masih mendukung impuls bearish yang dimulai pada 17 April.

Bearish Imbalance 17 masih belum terisi, sementara Imbalance 18 menjadi tidak valid setelah rilis data pasar tenaga kerja AS yang lebih lemah dari perkiraan. Belum terbentuk pola bullish Smart Money, dan dengan ketiadaan momentum pasar saat ini, kecil kemungkinan pola tersebut akan muncul dalam waktu dekat.

Akibatnya, buyer berpotensi melanjutkan pergerakan korektif menuju Imbalance 17, tetapi saat ini belum ada setup teknikal berprobabilitas tinggi yang dapat membenarkan trading dengan skenario tersebut.

Harga sudah melakukan liquidity sweep di bawah level rendah1 Agustus (ditandai garis merah pada grafik) dan kemudian di atas level ketinggian 2 Juli. Liquidity grab ini memberikan justifikasi teknikal bagi seller untuk tetap aktif. Namun demikian, hingga kini belum muncul pola konfirmasi bearish yang baru.

Kalender ekonomi hari Kamis memuat beberapa rilis yang berpotensi mendukung euro. Meskipun ECB mempertahankan suku bunga tetap, para pembuat kebijakan mengindikasikan bahwa kenaikan suku bunga lain dapat dipertimbangkan paling cepat pada September jika inflasi kembali menguat. Tidak ada kejadian besar lain yang menggerakkan pasar selama sesi tersebut.

Prospek

Dalam perspektif yang lebih luas, saya masih berpendapat bahwa pasangan ini berada dalam proses membentuk tren bullish jangka panjang. Meskipun latar belakang fundamental berbalik tajam mendukung dolar AS lima bulan lalu, tren naik yang lebih besar belum dapat dianggap batal.

Faktor struktural yang berkontribusi terhadap penurunan signifikan dolar AS tahun lalu—termasuk dampak ekonomi dari kebijakan Presiden Trump—sebagian besar masih belum berubah. Bahkan konflik yang kembali memanas di Timur Tengah pun tidak mengubah gambaran tersebut secara fundamental. Terlepas dari sikap FOMC yang relatif hawkish, saya masih melihat dukungan jangka panjang bagi dolar AS cukup terbatas.

Namun demikian, para penjual masih mendominasi pasar, sementara sinyal bullish yang berarti belum muncul.

Kalender Ekonomi

Jerman

  • Manufacturing PMI (07:30 UTC)
  • Services PMI (07:30 UTC)

Zona Euro

  • Manufacturing PMI (08:00 UTC)
  • Services PMI (08:00 UTC)

Amerika Serikat

  • Manufacturing PMI (13:45 UTC)
  • Services PMI (13:45 UTC)
  • New Home Sales (14:00 UTC)

Kalender ekonomi untuk 23 Juli memuat beberapa rilis penting, dengan laporan PMI Jerman dan Zona Euro yang kemungkinan akan menyita perhatian terbesar. Data ekonomi diperkirakan akan memengaruhi sentimen pasar sepanjang sesi perdagangan hari Jumat.

Prakiraan dan Prospek Trading EUR/USD

Menurut saya, EUR/USD masih berada dalam proses yang lebih luas untuk membentuk tren bullish. Meskipun latar belakang fundamental berbalik tajam menguntungkan seller lima bulan lalu, tren jangka panjang belum menjadi tidak valid.

Setelah liquidity sweep di bawah ayunan rendah utama, para pembeli pada akhirnya mungkin melancarkan kenaikan baru. Namun membuka posisi long pada level saat ini tampaknya belum dapat dibenarkan.

Pendekatan yang lebih bijak adalah menunggu konfirmasi bullish Smart Money yang jelas sebelum mempertimbangkan posisi long. Saat ini, Bearish Imbalance 17 yang masih belum terisi merupakan satu-satunya struktur teknikal signifikan yang tersedia bagi trader.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.