empty
 
 
20.07.2026 01:43 PM
XAU/USD: analisis dan prakiraan. Kekhawatiran gangguan pasokan menarik pembeli saat dolar AS melemah

This image is no longer relevant

Emas (XAU/USD) diperdagangkan dengan kenaikan moderat secara intraday pada hari Senin, didukung oleh pelemahan dolar AS.

Namun, belum terlihat tanda percepatan reli, sehingga pelaku pasar yang bersikap bullish tetap perlu berhati-hati. Ketidakpastian geopolitik terus memberikan dukungan yang berarti, tetapi ekspektasi kebijakan moneter AS yang lebih ketat menahan tekanan jual dolar yang lebih agresif dan pada saat yang sama membatasi potensi kenaikan harga emas.

Situasi di Timur Tengah masih menekan sentimen investor. AS melaporkan serangan untuk malam kesembilan berturut-turut terhadap Iran setelah adanya laporan kematian lagi seorang anggota layanan militer AS di Irak, dan Presiden Donald Trump membingkai aksi tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada prajurit Amerika yang gugur. US Central Command menyatakan bahwa serangan tersebut menargetkan kemampuan militer Iran yang digunakan untuk menyerang kapal niaga dan pelaut sipil yang melintasi Selat Hormuz. Sebagai respons, Iran menggunakan rudal balistik dan drone dalam serangan sepihak terhadap sekutu-sekutu AS di kawasan, dan Bahrain, Yordania, Kuwait, serta Irak melaporkan gelombang serangan baru, yang meningkatkan risiko konflik regional yang lebih luas dan memaksa pasar untuk memasukkan tambahan premi risiko geopolitik dalam harga.

Tindakan AS terhadap infrastruktur minyak dan pengiriman maritim Iran menambah ketegangan lebih lanjut. Laporan menunjukkan bahwa Washington kembali memberlakukan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran dan membatasi izin yang sebelumnya diberikan untuk menjual minyak. Pada saat yang sama, Islamic Revolutionary Guard Corps Iran memperketat pengawasan lalu lintas di Selat Hormuz dan berupaya membatasi arus kapal, sehingga meningkatkan risiko terhadap pasokan energi global. Akibatnya, harga minyak naik ke level tertinggi sejak 12 Juni, mendorong ekspektasi inflasi dan memperkuat asumsi mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed pada 2026.

Dalam konteks ini, komentar pejabat Federal Reserve tetap menjadi penggerak penting bagi dolar AS. Pada hari Jumat, Presiden Cleveland Fed Beth Hammack menyatakan bahwa suku bunga yang lebih tinggi mungkin diperlukan untuk menahan inflasi yang persisten, sehingga mendukung ekspektasi penguatan dolar dan menambah satu lagi hambatan bagi emas.

Karena kalender ekonomi AS pada hari Senin tidak memuat rilis data utama, pergerakan pasar kemungkinan besar akan lebih banyak digerakkan oleh arus berita, sehingga masih terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa XAU/USD telah membentuk level dasar jangka pendek sebelum munculnya dorongan beli yang berkelanjutan.

Pidato dari anggota FOMC yang berpengaruh dapat sementara meningkatkan volatilitas dolar, sementara perkembangan geopolitik baru kemungkinan akan terus menciptakan peluang perdagangan jangka pendek pada emas.

Dari sudut pandang teknikal, gambarannya tetap bearish. Logam mulia ini masih diperdagangkan di bawah SMA-200 hari di dekat $4.500. Oscillator berada di wilayah negatif, mengonfirmasi keunggulan pihak bearish. Instrumen ini menemukan dukungan di $3.960 dan di area level terendah tahun ini, sementara resistance terdekat berada pada SMA 20 hari.

This image is no longer relevant
This image is no longer relevant
This image is no longer relevant

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.