empty
 
 
15.06.2026 12:52 AM
Gambaran Umum Pasangan EUR/USD. Kesepakatan Antara Iran dan AS Mungkin Ditandatangani Hari Ini, Namun yang Paling Menarik Masih Menanti

This image is no longer relevant

Pasangan mata uang EUR/USD beristirahat sepanjang akhir pekan dan bersiap menghadapi hari Senin yang penting. Pada hari Minggu, Tehran dan Washington mungkin akan menandatangani nota kesepahaman yang akan membuka Selat Hormuz, memperpanjang gencatan senjata setidaknya selama 60 hari lagi, dan memulai pembicaraan mengenai isu nuklir. Ya, Anda tidak salah dengar; negosiasi nuklir akan dimulai nanti, kemungkinan akan dimasukkan ke dalam agenda terpisah.

Tentu saja, jika Selat Hormuz dibuka pada hari Minggu atau Senin dan kesepakatan antara Iran dan AS tercapai, itu akan menjadi langkah besar menuju perdamaian jangka panjang. Kami hampir tidak meragukan bahwa pada hari Senin kita akan melihat pelemahan dolar AS akibat menguatnya sentimen risk-on tersebut. Perlu diingat bahwa seluruh periode penguatan dolar pada 2026 semata-mata didorong oleh faktor geopolitik dan Donald Trump sendiri. Jika perang di Timur Tengah tidak pernah terjadi, euro kemungkinan besar akan diperdagangkan di atas $1,20. Oleh karena itu, jika satu-satunya faktor pendukung dolar AS mereda, hal itu hampir pasti akan berujung pada pelemahannya.

Trump juga menyatakan pada hari Sabtu bahwa "ketika semuanya sudah tenang, kami akan masuk dan mengambil debu nuklir yang terkubur di bawah pegunungan." Kemungkinan besar, Presiden AS bermaksud bahwa seluruh uranium yang diperkaya dan rudal telah lama dimusnahkan; hanya sisa-sisanya yang perlu digali dan dihilangkan. Tentu saja, ini tidak sesuai dengan kenyataan; jika demikian, perang melawan Iran bisa saja dihindari. Iran masih memiliki cukup banyak uranium yang diperkaya dan rudal balistik, yang akan menjadi pokok pembahasan dalam perundingan terpisah.

Menariknya, kali ini Tehran resmi tidak membantah pernyataan Trump. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengonfirmasi bahwa kesepakatan tersebut bisa saja ditandatangani pada hari Minggu secara jarak jauh, setelah itu akan diumumkan secara resmi. Dengan demikian, informasi ini cukup dapat dipercaya karena telah dikonfirmasi oleh kedua belah pihak. Kita hanya bisa berharap negosiasi tidak gagal pada saat-saat terakhir.

Laporan mengindikasikan bahwa rancangan kesepakatan mencakup pembukaan Selat Hormuz, pencabutan blokade laut atas pelabuhan-pelabuhan Iran, pencairan aset Iran yang dibekukan, dan pencabutan sanksi terhadap minyak Iran. Namun, yang lebih menarik bagi kami adalah kelanjutan perundingan mengenai isu nuklir. Perlu diingat bahwa isu energi nuklir Iran adalah hal yang sangat krusial. Persoalan inilah yang menjadi pemicu perang, dan Iran telah berulang kali menyatakan bahwa mereka tidak akan melepaskan cadangan uraniumnya maupun kemampuan untuk memperkaya uranium di masa mendatang. Karena itu, para pihak mungkin dapat mencapai kesepakatan terkait Selat Hormuz atau sanksi, tetapi bagaimana mereka akan menyepakati soal bahan bakar nuklir dan rudal balistik masih belum jelas. Menurut kami, isu ini adalah mata rantai terlemah dalam keseluruhan proses, yang sewaktu-waktu dapat putus dan mengubur harapan atas perdamaian jangka panjang di Timur Tengah.

This image is no longer relevant

Rata-rata volatilitas pasangan mata uang EUR/USD selama 5 hari trading terakhir per 14 Juni adalah 53 pip, yang dikategorikan sebagai "rata-rata." Kami memperkirakan pasangan ini akan bergerak di antara level 1,1515 dan 1,1621 pada hari Senin. Saluran atas regresi linier telah berbalik mengarah ke atas, yang mengindikasikan pergeseran ke tren naik. Indikator CCI telah memasuki area overbought dan membentuk dua divergensi "bearish", yang menjadi sinyal awal terjadinya koreksi turun yang masih belum selesai. Terakhir, indikator ini memasuki area oversold, yang mengindikasikan kemungkinan berakhirnya fase koreksi.

Level support terdekat:

S1 – 1,1536

S2 – 1,1475

S3 – 1,1414

Level resistance terdekat:

R1 – 1,1597

R2 – 1,1658

R3 – 1,1719

Rekomendasi Trading:

Pasangan EUR/USD melanjutkan pergerakan turunnya, yang diduga merupakan koreksi dalam kerangka tren naik global. Latar belakang fundamental secara keseluruhan untuk dolar tetap sangat negatif, dan hanya faktor geopolitik yang secara berkala memberi dukungan. Ketika harga berada di bawah moving average, posisi jual dapat dipertimbangkan dengan target di 1,1515 dan 1,1475. Di atas garis moving average, posisi beli menjadi relevan dengan target di 1,1719 dan 1,1780. Pasar secara umum mulai menjauh dari faktor-faktor geopolitik, namun dalam beberapa minggu terakhir dolar kembali diminati seiring memudarnya harapan akan perdamaian di Timur Tengah.

Penjelasan untuk Ilustrasi:

Kanal regresi linier membantu menentukan tren saat ini. Jika keduanya mengarah ke satu sisi, tren saat ini tergolong kuat;

Garis moving average (pengaturan 20,0, diperhalus) mendefinisikan tren jangka pendek dan arah utama yang sebaiknya diikuti dalam trading saat ini;

Level Murray – level target untuk pergerakan dan koreksi;

Level volatilitas (garis merah) – kisaran harga yang diperkirakan menjadi saluran pergerakan pasangan ini untuk hari berikutnya, berdasarkan indikator volatilitas saat ini;

Indikator CCI – ketika memasuki area oversold (di bawah -250) atau area overbought (di atas +250) berarti pembalikan tren ke arah sebaliknya kemungkinan sudah dekat.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.