empty
 
 
30.04.2026 09:47 AM
Pasar saham pada 30 April: S&P 500 dan NASDAQ melemah tipis setelah keputusan suku bunga The Fed

Kemarin, indeks ekuitas ditutup melemah. S&P 500 turun 0,04%, sementara Nasdaq 100 melemah 0,04%. Dow Jones Industrial Average kehilangan 0,57%.

This image is no longer relevant

Harga minyak melonjak hari ini ke level tertinggi dalam hampir empat tahun di tengah meningkatnya pesimisme terhadap upaya penyelesaian konflik di Timur Tengah. Saham anjlok setelah sebelumnya mendapat dukungan dari laporan laba perusahaan teknologi besar dan menyusul keputusan Federal Reserve terkait suku bunga.

Minyak mentah Brent mengalami peningkatan 7,1% menjadi US$126,41 per barel sebelum mengalami penyesuaian ke sekitar US$125, memperpanjang kenaikannya menjadi sembilan hari berturut-turut. Harga minyak telah mengalami kenaikan lebih dari 100% sejak awal tahun dan berpotensi untuk melanjutkan tren positif setelah Axios melaporkan bahwa Presiden Donald Trump akan mendapatkan penjelasan tentang rencana baru terkait kemungkinan tindakan militer di Iran.

Kontrak berjangka Nasdaq 100 turun sekitar 0,3%, menghapus kenaikan 1,1% yang terjadi setelah hasil yang kuat dari perusahaan besar seperti Alphabet Inc. dan Amazon. com Inc. Indeks saham MSCI Asia-Pasifik turun 1,5%, dan pasar saham Eropa diperkirakan akan dibuka dengan penurunan sekitar 1%.

Obligasi berada dalam tekanan sejalan dengan lonjakan harga minyak yang signifikan dan sikap agresif dari The Fed yang mengurangi daya tarik terhadap aset berpenghasilan tetap. Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang dengan tenor 10 tahun naik ke angka tertinggi sejak 1997.

Para trader sedang menghadapi banyak berita, mulai dari kenaikan tajam harga minyak akibat ketegangan di Iran hingga pendekatan The Fed yang agak bertentangan dengan mempertahankan suku bunga, meski ada inflasi, sementara laporan laba dari perusahaan teknologi besar melonjak. Kombinasi dari faktor-faktor ini sedang menguji ketahanan dari reli saham yang sebelumnya berhasil memulihkan kerugian terkait situasi di Iran dan membawa pasar AS ke puncak rekor baru.

Namun, menjadi jelas bahwa kombinasi harga minyak yang tinggi, informasi mengenai pertimbangan Amerika Serikat untuk opsi militer di Iran, serta berita negatif dari Eropa, memberikan tekanan pada sentimen pasar. Pada hari Kamis, para trader akan mengawasi sejumlah agenda penting: Bank Sentral Eropa dan Bank of England dijadwalkan untuk mengumumkan keputusan kebijakan mereka, yang akan diikuti oleh data ekonomi dari AS. Kedua bank sentral tersebut diperkirakan akan menjaga suku bunga tetap.

This image is no longer relevant

Untuk gambaran teknikal S&P 500, tugas utama pembeli hari ini adalah menembus level resistance terdekat di $7.125. Hal itu akan membantu indeks mendapatkan momentum kenaikan dan berpotensi membuka jalan bagi lonjakan ke $7.138. Prioritas yang sama penting bagi kubu bullish adalah mempertahankan posisi di atas $7.156, yang akan memperkuat posisi pembeli. Jika terjadi pergerakan turun di tengah menurunnya selera risiko, pembeli harus bertahan di sekitar $7.106. Penembusan di bawah level tersebut kemungkinan akan mendorong instrumen kembali ke $7.087 dan bisa membuka jalan menuju $7.066.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.