empty
 
 

15.11.202319:12:00UTC+00Treasury Kembali Menguat Setelah Lonjakan Kemarin

Obligasi menunjukkan pergerakan ke sisi negatif selama trading pada hari Rabu, kembali melemah setelah meroket pada sesi sebelumnya.

Harga obligasi bergerak turun dengan tajam pada trading pagi dan tetap negatif sepanjang sore hari. Selanjutnya, imbal hasil obligasi bertenor 10 tahun, yang bergerak berlawanan dengan harganya, melonjak 9,4 basis poin menjadi 4,535%.

Penurunan oleh treasury mungkin sebagian mencerminkan aksi take profit setelah imbal hasil sepuluh tahunturun dengan tajam sebesar 19,1 basis poin ke level terendah penutupan hampir dua bulan pada hari Selasa.

Sebuah laporan dari Departemen Perdagangan yang menunjukkan bahwa penjualan ritel AS turun tipis kurang dari yang diharapkan pada bulan Oktober juga mungkin telah mengurangi daya tarik obligasi.

Departemen Perdagangan mengatakan bahwa penjualan ritel turun 0,1% pada bulan Oktober setelah naik 0,9% yang direvisi naik pada bulan September.

Para ekonom memperkirakan bahwa penjualan ritel turun 0,3% dibandingkan dengan kenaikan 0,7% yang dilaporkan pada bulan sebelumnya.

Tidak termasuk penurunan penjualan oleh dealer kendaraan bermotor dan suku cadang, penjualan ritel naik tipis 0,1% pada bulan Oktober setelah naik 0,8% pada bulan September. Penjualan mobil bekas diperkirakan tidak berubah.

Federal Reserve Bank of New York juga merilis sebuah laporan yang menunjukkan perubahan signifikan dalam aktivitas manufaktur regional pada bulan November.

Fed New York mengatakan bahwa indeks kondisi bisnis secara umum melonjak menjadi positif 9,1 pada bulan November dari negatif 4,6 pada bulan Oktober, dengan angka positif yang mengindikasikan pertumbuhan. Para ekonom memperkirakan bahwa indeks ini akan naik menjadi negatif 2,8.

Sementara itu, para trader obligasi sebagian besar mengabaikan laporan Departemen Tenaga Kerja yang menunjukkan penurunan tak terduga dalam harga produsen AS pada bulan Oktober.

Departemen Tenaga Kerja mengatakan bahwa indeks harga produsen turun 0,5% pada bulan Oktober setelah naik 0,4% direvisi pada bulan September.

Harga produsen diperkirakan naik tipis 0,1% dibandingkan dengan kenaikan 0,5% yang dilaporkan pada bulan sebelumnya.

Laporan ini juga menyebutkan bahwa tingkat tahunan pertumbuhan harga produsen turun menjadi 1,3% pada bulan Oktober dari 2,2% pada bulan September. Para ekonom memperkirakan bahwa laju pertumbuhan harga akan turun menjadi 1,9%.

Sejumlah data ekonomi AS lainnya dijadwalkan akan dirilis pada hari Kamis, termasuk laporan klaim pengangguran mingguan, harga impor dan ekspor, produksi industri, dan kepercayaan pembangun rumah.



Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.